Kamis, 22 Januari 2015

MENEKAN ANGKA KEMATIAN IKAN LELE

"budidaya-ikan-lele-kolam-terpal-natural-nusantara-nasa-ton-viterna-poc-nasa-hormonik-inti-grow"Musim hujan yang terus mengguyur beberapa daerah di Indonesia ternyata menjadi momok bagi para petani ikan air tawar, terutama bagi para pembudidaya perikanan jenisikan lele. Untuk itu perlu segera dilakukan antisipasi agar meningkatnya curah hujan agar tidak berakibat pada meningkatnyaangka kematian ikan lele.
Salah satu upaya yang harus dilakukan adalah dengan sering mengganti air kolam. Sebab zat asam yang terkandung dalam air hujan bisa masuk dan bercampur dengan air kolam sehingga bisa mengganggu kelangsungan hidup lelebahkan bisa berujung pada tingginya kematian ikan lele.
Setelah penggantian air kolam dilakukan, selanjutnya segera lakukan terapi air kolam dengan pemberian TON. Produk pupuk khusus perikanan TON ini sangat bermanfaat pada pembentukan ekosistem air kolam, yaitu membantu perkembangan mikroorganisme yang bermanfaat bagi lingkungan kolam dan bermanfaat bagi pertumbuhan ikan. Di mana selain berperan untuk mengikat logam berat yang terkandung dalam air,TON juga berfungsi untuk membantu mengurai senyawa kekal komplek berbahaya dan beracun, seperti H2S, amoniak, asam laktat, dsb.
Di samping itu, terapi air dengan TON berperan untuk memberikan semua jenis unsur makro dan unsur mikro lengkap untuk mempercepat pertumbuhan plankton sebagai pakan alami ikan.
Cara pemberian TON secara sederhana adalah cukup dengan cara mencampurkan 10 liter air dengan 3 sendok makan TON. Selanjutnya diaduk rata sampai terlarut dan diciprat-cipratkan ke sekitar permukaan kolam. 10 liter larutan TON ini efektif untuk kolam seluas 10 meter persegi.
Dengan terapi kolam menggunakan TON banyak para pelaku perikanan mengaku berhasil menekan angka kematian lele cukup signifikan pada saat curah hujan tinggi. Terapi air dengan TON secara rutin padabudidaya ikan lele juga akan meningkatkan produktivitas ikan dan juga membantu mempercepat masa panen lele

cara pembuatan kolam ikan lele



berikut ini cara membuat kolam lele yang baik dan benar


bagi para pengusaha yang mengingkan budi daya ikan lele dapat menerapkan cara budi daya dengan baik ini tentu saja bagi para pemula mestinya kebingungan bagaimana persiapan awal yang haris dilakukan.
Persiapan Kolam Budidaya Lele
Tahapan paling awal sebelum memulai bisnis usaha budidaya lele,kita harus memikirkan masalah tempat untuk budidaya dan ternak lele. kita sediakan lahan/tanah kosong yang nantinya akan dibangun kolam lele. dan pastikan suhu dalam pembuatan kolam untuk ikan lele harus stabil tidak terlalu panas/ tidak terlalu dingin agar ikan lele tetap terjaga kesehatanya dan tidak mudah mati. Untuk ukuran kolam tanah dan kapasitas ideal agar usaha budidaya lele bisa maksimal antara lain:
- Kolam dianjurkan memiliki kedalaman sekitar 1-1.5 meter agar cahaya matahari dapat menembus sampai ke dasar kolam untuk perkembangan bakteri di dasar kolam.
- Untuk ukuran kolam bisa dibuat 3x4 meter, untuk permulaan membangun sebuah usaha
- Idealnya dalam tempat dengan ukuran seperti itu kita bisa taruh bibit sekitar 700-800 ekor
Dengan mengikuti aturan di atas, mesalah kematian ikan lele kemungkinan besar bisa diminimalisir bahkan bisa di nol kan. Dalam pembuatan kolam ikan lele (khususnya kolam tanah) ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan agar konstruksi dan kualitas kolam baik, langkah-langkah yang harus disiapkan adalah:

- pengisian air tanpa memasukan ikan lele
Tahapan pertama sebelum menggunakan kolam untuk ternak lele pemula, setelah kolam tanah dibuat yang harus dilakukan adalah melakukan pengisian air tanpa memasukan ikan lele kedalam kolam. kenapa demikian karena jika kita langsung memasukan ikan lele di khawatirkan bahan pembuatan kolam masih terdapat bakteri yang dapat membunuh bibit lele yang msih kecil dengan demikian kita harus mengisi kolam dengan air selama 1 minggu agar bakteri yang terdapat pada kolam ikan lele mati setelah itu kita bisa masukan ikan lele. demikianlah kita bisa memprektekan di usaha anda.